






SUASANA MALEM LEBARAN, DI MASJID AGUNG PEMALANG ,
TERLIHAT PARA ULAMA LAGI SIBUK MENGURUS ZAKAT, UNTUK
DI BAGIKAN KE WARGA YANG KURANG MAMPU...... 9 September 2010...
Selasa, 28 September 2010
Diposting oleh
PEMALANG BANGKIT
di
03.46
0
komentar
Senin, 27 September 2010
Diposting oleh
PEMALANG BANGKIT
di
05.56
2
komentar
Selasa, 24 Agustus 2010

ABDULLAH BIN ABBAS
Sang Ulama Yang Cerdas
Ibnu Abbas Ialah Seorang yg di waktu kecil telah mendapat kerangka kepahlawanan
dan prinsip-prinsip dari kehidupan beliau baginda Nabi Agung MUHAMMAD ROSULULLOH SAW.
Ibnu Abbas ialah putera Abbas Bin Abdul mutholib Bin Hasyim,paman Rosululloh Saw.
dari kecilnya, Ibnu Abbas telah mengetahui jalan hidup yang akan di tempuhnya,dan ia
lebih mengetahuinya lagi ketika pada suatu hari Rosululloh menariknya ke dekatnya selagi ia masih kecil.
Sambil menepuk-nepuk bahunya Rosululloh Saw mendoakannya,"Ya Allah,berilah ia ilmu agama yang mendalam dan ajarkanlah kepadanya ta'wil."
Kemudian berturut-turut pula datangnya kesempatan,dimana Rosululloh Saw mengulang-ulang do'a tadi bagi Abdullah Bin Abbas sebagai saudara sepupunya itu.
Dan ketika itu ia mengertilah bahwa ia di ciptakan untuk ilmu dan pengetahuan.
Tekun Menuntut Ilmu
Dan setelah kepergian Rosululloh Saw ke Rafiqul A'la,Ibnu Abbas mempelajari sungguh-sungguh dari sahabat sahabat Rosul yang pertama apa-apa yang luput di dengar dan di
pelajarinya dari Rosululloh sendiri.
suatu tanda tanya[rasa ingin tahu] terpatri dalam pribadinya.
Maka setiap kedengaran olehnya seseorang yang mengetahui suatu ilmu atau menghafalkan hadist,segeralah ia menemuinya dan belajar kepadanya.
dan otaknya yang encer dan tidak mau puas itu,mendorongnya untuk meneliti apa yang didengarnya.
Hingga tidak saja ia menumpahkan perhatian terhadap pengumpulan ilmu pengetahuan semata,tapi juga untuk meneliti dan menyelidiki sumber-sumbernya.
Pada suatu hari Umar memengggil ibnu Abbas,dan Ibnu Abbas datang bersama-sama dengan para sahabat lain,Ibnu Abbas tau bahwa Umar memenggilnya di hari itu adalah untuk menunjukkan kelebihan Ibnu Abbas pada mereka,
kemudian Umar berkata:Apakah komentar anda terhadap Firman Allah:"Apabila telah datang kemenangan dan pertolngan dari Allah?"[surat An nashr].salah seorang di antara mereka menjawab,"Kami di perintah memuji dan memohon ampunan kepada Allah bila kita mendapat pertolongan dan kemenangan".para sahabat yang lain terdiam semuanya,Lantas Umar bertanya kepada Ibnu Abbas;Apakah komentarmu juga seperti itu wahai Ibnu Abbas?"Ibnu Abbas Menjawab;"Tidak"
Umar bertanya lagi;lalu bagaimana komentarmu?"Ibnu Abbas menjawab,"Itu adalah saat kewafatan Rosululloh Saw yang di beritahukan oleh Allah kepadanya."
Allah berfirman;Apa bila telah datang pertolongan dan kemenangan dari Allah,itu adalah suatu isyarat tanda dekatnya ajalmu WAhai Muhammad,maka Sucikanlah dengan memuji RabbMU dan Memohonlah Ampunan kepada-Nya,karena Allah adalah Dzat yang Maha penerima Taubat"
Kemudian Umar berkata;Saya tidak tahu mengenai kandungan ayat ini melebihi apa yang kamu katakan"[HR Bukhari]
Selang beberapa bulan kemudian, benarlah seperti apa yang dikatakan Ibnu Abbas,Rosululoh Saw berpulang kerahmatulloh.
Ini adalah satu bukti kecerdasan yang dimiliki Ibnu Abbasdalam bidang Tafsir,dan Beliau juga seorang yang BERFIKIRAN SEHAT DAN TEGUH MEMEGANG IMAN.
Diposting oleh
PEMALANG BANGKIT
di
08.16
0
komentar
Minggu, 11 Juli 2010

Sekilas tentang Desaku
KABUNAN, dusun ndasri
Desaku terletak tak jauh dari Terminal induk Kota Pemalang,
kurang lebihnya 700 m sebelah timur,dengan mayoritas ..
bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan,
desaku tergolong desa yang makmur dan subur,Hamparan sawah nan hijau
di balut embun di pagi hari menambah eloknya desaku ini...,
sebagian besar para nelayan berangkat kerja sebelum shubuh tiba
di susul serombongan para petani yang hendak beraktifitas
menambah betapa ramainya desa kabunan di pagi hari,
tak jauh dari tempat tinggalku berdiri masjid nan Megah yaitu
Masjid Baitul Muttaqin dan juga Madrasah yang terletak tepat di depan Masjid,
Allhamdulilllah desaku termasuk desa yang makmur,serta saling menghormati,
Desaku ini terbagi dua[2] oleh Kali/Sungai yang memanjang sampai kelaut yang di namakan Kali Elon,jadi nama desaku Kabunan barat & Kabunan timur
dah dulu ya..
dah ngantuk
bersambung....
Diposting oleh
PEMALANG BANGKIT
di
02.53
3
komentar
Selasa, 29 Juni 2010
Kau Berarti Bagiku
Tanpa senyumanmu bahagiaku tak'kan sempurna
Tanpa kehadiranmu hidupku terasa hampa
Disetiap mimpi-mimpiku hanya kau yg slalu ku damba
Disetiap langkah hidupku hanya kau yg slalu ku tunggu
Kasihmu meringankan derita hidupku
Cintamu meluluhkan hatiku yg telah lama membeku
Perhatianmu mengubah jalan hidupku
Setiap detik ku'kan slalu mencintaimu,tanpamu ku bukanlah siapa2
Tak'kan ada badai yg meruntuhkan cintaku padamu
Tak'kan ada ombak besar yg menggoyahkan hatiku untukmu
Tak'kan ada lagi malam yg sunyi tanpa dirimu
Ku'kan slalu mencintaimu setiap detik hidupku hingga nafas terakhirku....
Karena kau segalanya bagiku
I LOVE YOU
Diposting oleh
PEMALANG BANGKIT
di
04.06
1 komentar

Kesepian
Di tengah sepi ku termenung
Memandang langit berselimut mendung
Menghibur hati yg murung
Sedih dan termenung
Di tengah sepi ku menyendiri
Merasakan cinta yg menghiasi hati
Merasakan rindu yg belum terobati
Walau aku terus kau sakiti
Di tengah sepi ku berdo'a
Berharap kan bahagia
Menggapai cinta yg penuh mulia
Diposting oleh
PEMALANG BANGKIT
di
04.05
1 komentar

Rasa Cinta
Saat aku ada di dekatmu
Rasa nyaman hinggap di benakku
Saat aku sendiri dan butuh teman tuk berbagi
Sosok dirimu yg ku cari
Pertamanya ku tak menyangka
Ku anggap dirimu hanya teman saja
Ku pikir rasa ini hanya sekedar kekaguman sosokmu semata
Tetapi semua ini hanyalah cinta
Terbesit gundah saat ku sadari
Bahwa semua rasa ini tak biasa
ingin ku menyatakannya
Namun ku takut merusak rasa yg sudah terbiasa ada
Ku hanya berdo'a moga aja jadi nyata
Diposting oleh
PEMALANG BANGKIT
di
04.05
0
komentar


























